08117992581

Ajak ASN Pra Pensiun Berbisnis, TDA Sangatta Hadir Berbagi di Agenda BSI dan Disdikbud

$rows[judul]

Sangatta, A1BOS.COM - Kolaborasi antara Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Sangatta, Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sangatta dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur menjadi agenda pertama TDA Sangatta pasca pelantikan kepengurusan 8.0 dengan tajuk acara yakni Sosisalisasi Pra Pensiun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur bertampat di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Rabu (13/09/2023). 

Acara ini  diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur yang akan memasuki masa pensiun dan membutuhkan pengetahuan mengenai akses pendanaan serta ide bisnis. 

Acara yang dihadiri sekitar 200 ASN pra pensiun dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono dan dilanjutkan dengan sosialisasi program pendanaan pra pensiun oleh Kepala Cabang BSI Sangatta, Firdaus. 

“Selain akses pendanaan yang perlu dipersiapkan saat masa pra pensiun adalah mental dan ide bisnis,” ungkap Firdaus dalam pemaparan sosialisasinya. 


Sesi selanjutnya TDA Sangatta hadir dalam sharing session yang diwakili oleh Yasmina Ana Amoe pemilik Jasmine’s Cake serta Ketua Divisi TDA Perempuan Sangatta. Yasmina Ana Amoe yang akrab disapa Bunda Yasmin juga merupakan istri dari karyawan swasta yang sejak tahun 2017 sudah memasuki masa pensiun sehingga pengalaman dan ilmu yang dibagikan berkaitan langsung dengan rencana bisnis pra pensiun. 

“Bisnis atau usaha sebenarnya bukan hanya bisa dimulai saat masuk masa pensiun, tapi juga sebelum masa pensiun sehingga kita bisa mulai terbiasa” ujar Bunda Yasmin. 

Bunda Yasmin juga mengungkapkan bahwa semestinya kita tetap berpenghasilan dan produktif meskipun sudah dalam masa purnabakti. 

Uniknya, Bunda Yasmin sudah aktif berkomunitas di TDA Sangatta satu tahun sebelum memasuki masa pensiun. Hal ini membuat Bunda Yasmin belajar bersama dengan pelaku bisnis lainnya serta para mentor TDA sehingga saat masa pensiun tiba usaha yang digeluti sudah memiliki pasar yang lebih luas. 

Pengalaman Bunda Yasmin diharapkan menjadi inspirasi bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun untuk tetap produktif dan berkarya. (Nila/Red)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)