08117992581

Bangun Jalan Lapen Kades Sidodadi Kecamatan Pekalongan Berharap Sarana Transportasi Lancar

$rows[judul]

Lampung Timur, A1BOS.COM - Pada Jum'at 27 Oktober 2023 lalu, Desa Sidodadi membangun jalan Lapis Penetrasi (Lapen) sepanjang 415 meter di RT 21 RW 11 Dusun III, Desa Sidodadi, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

Hal tersebut Sebagai upaya peningkatan jalan menuju pendidikan pondok pesantren serta melancarkan sarana transportasi warga sekitar Desa Sidodadi.


Dikatakan Kepala Desa Sidodadi, Agus Sarwoko, sumber anggaran pembangunan jalan tersebut berasal dari Dana Desa (DD).

"Besarannya kurang lebih Rp 126.946.000, mudah-mudahan pembangunan ini bisa bermanfaat untuk warga Desa Sidodadi dan sekitarnya," ujarnya, Rabu (08/10/2023).


Selain itu pihaknya menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses menuju jalan pendidikan Pondok Salaamul Qur'an.

"Dari desa ada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), kalau dari Kecamatan Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PMD)," terangnya.


Agus berpesan kepada warga Desa Sidodadi agar dapat mengawasi pada pelaksanaan kegiatan tersebut agar maksimal dan bermanfaat.

"Mari bersama untuk bisa mengawasi pembangunan ini agar bertahan lama dan tidak asal-asalan," katanya.


Hal senada disampaikan Pendamping Desa (PD) Kecamatan Pekalongan, Rullia Reneta, guna peningkatan jalan lapen dimulai dengan coating.

"Atau penyiraman aspal, kemudian kita tabur batu ukuran 35 dan 23 kemudian dipadatkan dengan mesin wales (tandem roller) yang kapasitasnya delapan ton," jelasnya.

Rullia menjelaskan, batu berukuran 35 dan 23 tersebut adalah untuk meratakan batu dasar onderlagh.

"Dan setelah di voting kita tabur lagi batu berukuran dua tiga dan satu dua untuk meratakan yang dibawahnya tadi, setelah voting dilakukan tiga kali penyiraman dan diakhiri dengan material abu batu," paparnya.

Pihaknya menambahkan, waktu perencanaan pengerjaan jalan berlangsung selama 180 hari.

"Tapi kalau realnya pelaksanaan jalan sepanjang 415 meter ini kemungkinan seminggu selesai atau sepuluh hari maksimal pelaksanaannya," terangnya.

"Harapan saya sebagai Pendamping Desa agar jalan ini dirawat dengan baik, kadang-kadang pemeliharaan itu diabaikan padahal itu sangat penting karena apa pemeliharaan ini sangat bermanfaat untuk menunjang jalan itu awet," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi PMD) Kecamatan Pekalongan, Tri Mayanto mewakili Camat Pekalongan menambahkan, sistem kegiatan pembangunan jalan Desa Sidodadi adalah swakelola.

"Artinya yang melaksanakan adalah Desa Sidodadi, semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan apa yang sudah dituangkan dalam APBDes," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)