Lampung Selatan, A1BOS.COM - Satu unit bus kebakaran di
ruas Tol Bakauheni - Terbanggi Besar tepatnya di KM 93+600 Jalur A, pada Rabu
(14/01/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kabid Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah menduga
penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik AC di bus tersebut. Pihaknya
telah berhasi memadamkan api yang membakar bus.
"Informasi kejadian diterima petugas sekitar pukul
06.20 WIB dari pengguna jalan yang melintas di lokasi. Bus dengan nomor polisi
BM 7090 LU itu dikemudikan oleh Beni Siregar (42) warga Bekasi," ujarnya,
Rabu (14/01/2026).
Ia menyebut berdasarkan keterangan pengemudi bus melaju
dari arah Bakauheni Selatan menuju Terbanggi Besar. Setibanya di KM 93+600
Jalur A pengemudi mendengar suara ledakan dari bagian mesin yang diduga akibat
korsleting pada sistem AC kendaraan. Mengetahui kondisi tersebut pengemudi
segera menepikan bus ke bahu jalan.
Namun, kata dia api dengan cepat membesar dan perlahan membakar
seluruh bagian kendaraan. Posisi akhir bus berada di bahu jalan dengan arah
menghadap ke utara. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban
jiwa maupun luka-luka. Selain itu tidak ada kerugian pada aset jalan tol.
Sejumlah petugas langsung dikerahkan ke lokasi. Tim Bravo
tiba paling awal dengan waktu respon sekitar 7 menit disusul Bakter, BKO,
derek, ambulance, PJR, serta Damkar Jatimulyo yang tiba pukul 06.45 WIB untuk
melakukan pemadaman. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses
pendinginan pada kendaraan.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengemudi bus dan
kendaraan besar yang melintas di jalan tol untuk melakukan pengecekan rutin
kondisi kendaraan khususnya sistem kelistrikan dan pendingin udara (AC) sebelum
perjalanan.
Selain itu pengemudi juga disarankan untuk menyediakan alat
pemadam api ringan (Apar) yang berfungsi dengan baik di dalam kendaraan sebagai
langkah antisipasi apabila terjadi kebakaran.
Pengelola jalan tol juga mengingatkan pengguna jalan agar segera melapor ke call center tol atau petugas terdekat jika melihat tanda-tanda kebakaran kendaraan demi mencegah risiko yang lebih besar dan menjaga keselamatan bersama.
(Taklika)
Tulis Komentar