Pati, A1BOS.COM - Seorang polwan Polres Pati digerebek suaminya saat berduaan bersama seniornya di kamar hotel di Semarang. Suami dari polwan tersebut, Brigadir Doni Kalbuadi, mengaku sudah mencurigai hubungan terlarang tersebut sejak dua tahun terakhir.
"Ada sekitar dua tahun ini
memang ada gelagat mencurigakan dari istri saya. Namun, saya berkali-kali hanya
bisa menguatkan hati saya. Karena memang ini semua demi anak saya," kata
Doni kepada detikcom,
Selasa (30/03/2021).
"Pernah saya tanya, apakah kenal dengan orang ini. Dia
jawab pakai sumpah demi Allah, tidak ada hubungan apa-apa. Hanya soal
pekerjaan," sambungnya.
Doni
mengaku, saat kecurigaannya tak terbendung, ia memutuskan untuk memasang
perangkat GPS di mobil milik istrinya. Hal itu diniatinya untuk mengecek
keberadaan lokasi istrinya sewaktu-waktu.
"Jadi
sekitar sebulan ini dia selalu alasan dinas luar Polres. Beberapa kali
kecurigaan muncul, bahkan beberapa teman saya tulus ingin membantu untuk
membongkar ini. Tapi, triknya pelat nomor mobil diganti. Makanya saya pasang
GPS buat memantau. Sekitar sebulanan ini," terangnya.
"Saya
memasrahkan ini semua ke pimpinan. Jujur saya lega karena tahu sendiri soal
perkara ini. Dengan begini ada kejelasan, dan saya sudah menata hati. Semua
demi anak saya," ucap bapak dua anak ini.
Doni
mengaku, ia telah menjalani usia pernikahan dengan istrinya tersebut selama 8
tahun. Mereka juga sudah dikaruniai dua orang anak perempuan yang saat ini
duduk di bangku sekolah.
Saat
ini kasus penggerebekan polwan dengan seniornya ini sudah ditangani Polda Jateng. Kapolda Jawa Tengah
Irjen Ahmad Luthfi menyebut pihaknya sudah memeriksa oknum tersebut.
Luthfi
menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Propam. Soal sanksi
untuk cinta segitiga oknum polisi yang terlibat itu bakal diputuskan lewat
sidang etik.
"Pindah tugas kan menghukum anggota, harus melalui proses sidang jadi, proses berkas perkara, sidang, baru diputuskan apakah demosi, apakah penundaan, apakah dan sebagainya. Jadi tidak bisa menghukum anggota dengan cara musyawarah," kata Luthfi usai rapat bersama forkopimda di kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Selasa (30/03/2021).
Tulis Komentar