Kota Metro, A1BOS.COM - Guna memberikan informasi kepada para siswa-siswi mengenai pengertian perundungan (bullying) serta penyebab dan dampaknya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Metro Selatan menggelar sosisalisai anti bullying di aula sekolah setempat, Selasa (10/12/2024).
Kepala Sekolah SDN 6 Metro Selatan, Sujut, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat positif guna pembekalan anak-anak didiknya agar tidak melanggar hukum.
"Berkaitan bullying tentunya kami sebagai orang tua di sekolah tidak mengharapkan anak-anak itu mempunyai kebiasaan yang tidak baik, dengan adanya kegiatan hari ini mudah-mudahan dengan inspirasi dari Pak Gatot dapat menimbulkan rasa kasih sayang sesama teman dan kawan-kawannya untuk membuat sekolah ini nyaman dan aman tanpa adanya bullying," ujarnya.

Ia berpesan kepada guru-guru SDN 6 Metro Selatan agar dapat membantu peserta didiknya jika mengalami bullying di Sekolah.
"Tentunya kami sebagai orang tua di sekolah bertanggung jawab berkaitan dengan pelanggaran yang diberikan anak, dan kita juga selalu mendampingi anak-anak supaya tidak melakukan hal-hal yang tidak baik kepada teman-temannya supaya memiliki rasa kasih sayang," tuturnya.
"Namanya kerjasama dengan baik itu akan menimbulkan kegiatan yang harmonis yang dapat memberikan ketenangan, sehingga anak-anak itu tenang dalam belajar, tenang dalam melaksanakan kegiatan sehingganya di sekolah bisa adem ayem anak-anak juga merasa senang untuk belajar di sekolah," imbuhnya.
Hal yang sama juga disampaikan narasumber kegiatan pencegahan bullying di SDN 6 Metro Selatan, Gatot Subroto, S.H. yang juga sebagai Ketua Komisi Kajian Analisis Standar Pelayanan Hak Anak Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro, bahwa perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan baik secara verbal fisik maupun sosial yang nyata maupun di dunia maya, yang dapat membuat seseorang tidak nyaman, sakit hati dan tertekan.

"Tempat bullying yang pertama ada di cyber (internet) lewat Facebook, Whatsapp, terus di rumah, di sekolah, dan di lingkungan masyarakat," jelas Gatot.
Menurutnya, bullying yang sering terjadi di dunia maya adalah saling menjelek-jelekan.
"Jika di rumah biasanya sama adiknya, dan jika di sekolah sama temen-temennya," ucapnya.
Dirinya juga menyampaikan tentang bullying verbal, berupa celaan fitnah atau penggunaan kata-kata yang tidak baik untuk menyakiti orang lain.
"Bullying fisik berupa pukulan, menendang, menampar, meludahi atau segala bentuk kekerasan yang menggunakan fisik," katanya.

Gatot juga menjelaskan, bullying secara relasional berupa pengabaian, pengucilan, cibiran dan segala bentuk tindakan untuk mengasingkan seseorang dari komunitasnya.
"Cyber bullying adalah segala bentuk tindakan yang dapat menyakiti orang lain dengan sarana media elektronik berupa rekaman video intimidasi pencemaran nama baik lewat media sosial," lanjutnya.
Menurutnya, penyebab bullying terjadi karena perasaan dendam seseorang yang pernah disakiti atau ditindas.
"Penyebab bullying juga dapat terjadi karena pengaruh negatif dari media semakin banyaknya gambaran kekerasan di media, baik televisi internet dan sebagainya menjadi contoh buruk yang bisa menginspirasi seseorang untuk melakukan kekerasan tanpa alasan yang jelas," paparnya.
Adapun beberapa dampak yang dirasakan korban bullying, Gatot memaparkan seringkali mengalami kesakitan fisik dan psikologis, kepercayaan diri yang merosot, trauma merasa diri sendiri serba salah, takut ke sekolah, korban mengasingkan diri dari sekolahnya, menderita ketakutan sosial dan terakhir timbul keinginan untuk membunuh diri.
"Ketika dewasa pelaku ini memiliki potensi lebih besar untuk menjadi pelaku kriminal dan akan bermasalah dalam fungsi sosialnya, sedangkan dampak bagi saksi bullying akan mengalami perasaan yang tidak menyenangkan dan mengalami tekanan psikologis yang berat, merasa terancam dan ketakutan akan menjadi korban selanjutnya, dapat mengalami penurunan prestasi di kelas karena perhatian masih terfokus pada bagaimana menghindari menjadi target perundungan/bullying daripada tugas akademik," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar