08117992581

Jamin Pemenuhan Hak Anak, APSAI Bentuk Kepengurusan Baru

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP dan KB) Kota Metro menggelar rapat kordinasi gugus tugas Kota Layak Anak (KLA) di ruang Operation Room Pemerintah Kota Metro, Senin (06/11/2023).

Hal tersebut bertujuan guna menyusun rencana kerja Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Metro, guna menjamin terpenuhinya hak anak sehingga diperlukan peran serta dari dunia usaha yang ada di Kota Metro.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA PP dan KB) Kota Metro, Wahyuningsih mengatakan, APSAI terbentuk di tahun 2022 yang pergerakannya belum aktif.

"Sehingga dengan adanya kegiatan ini kita ingin revisi dan semoga dengan kepemimpinan yang baru ini bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia menuturkan, dengan adanya dukungan dari APSAI perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Metro dapat memberikan dukungan dalam menjunjung hak-hak anak di Kota Metro.

"Baik itu secara organisasi perusahaan mereka atau secara bersama-sama, karena kita berharap nanti ketika pemenuhan hak anak itu bendera APSAI," tuturnya.

Wahyu menyampaikan, di kepengurusan APSAI yang lama terdapat 27 perusahaan yang sudah tergabung dalam kepengurusan APSAI.

"Jadi nantinya kami akan melakukan koordinasi dengan bagian perekonomian, perusahaan-perusahaan mana yang bisa kita masukkan," katanya.

Pihaknya juga menjelaskan, kepengurusan APSAI yang baru akan diketuai oleh Bank Lampung.

"Wakil Ketua Pinsar (Petelur) kemudian PB 21, Bendaharanya dari Bank Eka dan BNI, Sekretarisnya itu dari Yayasan Insan Madani dan Super Indo," terangnya.

"Kita harus membahas program kerja APSAI kedepan, jadi dari program kerja itu kita menggali apa yang harus kita lakukan, itu yang harus dituangkan dalam program kerja," sambungnya.

Hal senada disampaikan Fasilitator Nasional (Fasnas) Satuan Pendidikan Ramah Anak Provinsi Lampung, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., selain membentuk kepengurusan APSAI juga turut menambahkan anggota baru perusahaan-perusahaan yang belum masuk dalam kepengurusan APSAI.

"SK yang lama bukan vakum tapi belum terprogram jelas, dan sekarang dari pusat dan Provinsi sudah meminta harus membuat kepengurusan APSAI yang fix agar segera dikukuhkan, sehingga hari ini adalah perombakan kepengurusan APSAI yang baru Ketua, Sekretaris dan Bendahara," jelasnya.

"Saya berpesan kepada Ketua terlantik segera menyusun program kerjanya dan nanti pada hari ini jika diberikan kesempatan bisa mengadakan kegiatan-kegiatan yang itu adalah untuk anak dan ini adalah kontribusi karena memang APSAI ini beda dengan CSR ya, kalau CSR kan keperekonomian tapi kalau kita langsung kesasaran," imbuhnya.

"Jadi mengadakan sendiri di perusahaannya masing-masing tapi terkoordinir dengan pengurus APSAI yang nantinya dilaksanakan sesuai dengan program Pemerintah," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)