Bandar Lampung, A1BOS.COM - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Provinsi Lampung menyiapkan Rp4,4 triliun uang layak edar (ULE). Hal ini dilakukan untuk melayani kebutuhan penukaran uang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang kartar dan pecahan setiap saat dibutuhkan dan dalam nominal berapa pun,” kata Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan, Sabtu (10/04/2021).
BI Provinsi Lampung menyiapkan langkah antisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri. Hak ini menurutnya dilakukan dengan berkoordinasi dan mengajak perbankan di Lampung untuk bersama menyiapkan kebutuhan uang layak edar.
“Untuk uang layak edar diperkirakan dibutuhkan sebanyak Rp 2,72 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 2 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 2,68 triliun. Juga tidak menutup kemungkinan apabila dibutuhkan lebih besar dapat segera dipenuhi oleh Kantor Pusat BI,” kata dia.
Lanjutnya, dengan mempertimbangkan aspek kesehatan masyarakat dan imbauan menjaga jarak dalam mitigasi penyebaran covid-19, tahun ini KPw BI Provinsi Lampung tidak menyediakan layanan penukaran uang langsung kepada masyarakat di berbagai lokasi.
“Kami membuka kas keliling dan memberi kesempatan bagi instansi atau lembaga untuk mengajukan penukaran uang secara wholesale. Layanan penukaran uang kepada masyarakat juga akan disediakan oleh kantor bank di seluruh Provinsi Lampung,” ujar dia.
Selain itu dalam setiap kegiatan layanan penukaran uang di kantor bank termasuk penarikan atau penyetoran uang melalui mesin kas antara lain ATM/CDM dan CRM. Terkait hal ini, perbankan tetap menegakkan protokol pencegahan covid-19 secara ketat.
“Kami mengimbau agar mengunakan transaksi nontunai melalui digital bank, QRIS. Juga menjamin operasional sistem pembayaran uang rupiah, menyediakan uang layak edar dengan jumlah memadai dan higienis serta mendukung akselerasi penyaluran dana bansos pemerintah".
Sumber : https://m.lampost.co/berita-bi-lampung-siapkan-rp4-4-triliun-uang-layak-edar.html
Tulis Komentar