Lampung Timur, A1BOS.COM - Masyarakat sekitar Kecamatan Sekampung Udik, Marga Sekampung dan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur dari tahun 2018 kemarin menyambut gembira berdirinya PT. APS (AGRO PRIMA SEJAHTERA) yang bergerak dibidang perkebunan (horticultura) dengan tanamannya Pisang Cavendish dan Nanas Madu.
Namun ditahun 2020, PT. APS ini terkena imbas dampak dari Covid-19 yang melanda negeri ini bahkan dunia.
Diawal berdirinya perusahaan ini mampu menyerap tenaga kerja sampai 1000-an karyawan (tenaga kerja) yang mayoritas karyawannya berasal dari sekitaran 3 kecamatan di atas, namun seiring waktu berjalan PT. Agro Prima Sejahtera ini oleng terkena dampak Covid-19 hingga imbasnya kepada tenaga kerja (karyawan) banyak yang diberhentikan (dirumahkan) karena perusahaan tidak mampu menggaji mereka.
Sampai dengan tahun 2022 ini PT. APS hanya meninggalkan 300-an karyawan / tenaga kerja, itupun sudah termasuk dengan tenaga kerja harian lepas.
Ditengah kabar yang tidak menentu dan hampir setiap bulannya PT. AGRO PRIMA SEJAHTERA ini sedang melakukan efisiensi tenaga kerja dengan salah satu isu nya perusahaan akan di take over oleh investor lain yang tentunya menambah keresahan dari pada karyawan yang ada di dalam perusahaan tersebut.
Sabtu(19/11/2022) kemarin, awak media A1BOS.COM melakukan penelusuran dan ingin mengkonfirmasi apa saja yang terjadi di dalam perusahaan? Hingga hampir setiap gajian ada karyawan yang dikeluarkan (dirumahkan) kepada pihak management atau penanggung jawab perusahaan yang menurut para karyawan nya, pihak management dalam beberapa hari belakang masih menerima tenaga kerja level (mandor) baru dari luar daerah sekitaran kecamatan, yang belum jelas kapasitasnya keahliannya di bidang horticultura tersebut.
Para karyawan tersebut sangat menyayangkan dengan tindakan management yang mengeluarkan karyawan nya yang aktif dari awal berdirinya perusahaan dan menerima pekerja baru selevel mandor.
Seharusnya pihak management melakukan promosi atau mutasi orang yang sudah berkompeten (ahli) di dalam perusahaan saat ini, karena menurut para karyawan tersebut pihak management yang menerima karyawan baru itu hanya akan merusak dan memperkeruh keadaan perusahaan saat ini.
Sampai berita ini ditayangkan awak media A1BOS.COM serta LSM setempat belum bisa mengkonfirmasi kepada pihak management perusahaan dikarenakan perusahaan hanya bekerja 5 hari dalam seminggu, dihari Sabtu waktu awak media datang, perusahaan libur. (HR/TIM)
Tulis Komentar