08117992581

Kepala Anak Tersangkut Kaleng Biskuit, Damkarmat Bandar Lampung Lakukan Evakuasi

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan respons cepatnya dalam menangani situasi darurat non-kebakaran. 


Kali ini, petugas evakuasi dikerahkan untuk menyelamatkan seorang balita yang kepalanya tersangkut dalam kaleng biskuit.


Peristiwa terjadi pada Minggu, 20 Juli 2025, sekitar pukul 13.26 WIB, di Jalan Ikan Kapasan, Gang Sanjung II, RT 35, LK II, Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras.


Komandan Regu Penyelamatan Damkarmat Kota Bandar Lampung, Dedi Chandra, membenarkan bahwa timnya menerima laporan dari warga bernama Nopri (29), seorang buruh pabrik, yang melaporkan bahwa kepala anaknya, Nazwa (2,5 tahun), tersangkut dalam kaleng biskuit.


“Mendapat laporan tersebut, kami segera mengerahkan Tim Rescue Regu A ke lokasi dengan kekuatan tujuh personel,” kata Dedi Chandra, Senin (21/07/2025).


Evakuasi berlangsung selama kurang lebih satu jam. Proses penyelamatan dimulai pukul 13.26 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 14.20 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.


Petugas menggunakan sejumlah peralatan khusus untuk menangani kondisi darurat tersebut, di antaranya helm, sarung tangan, senter, gunting, mini gerinda, serta minyak goreng untuk mempermudah pelepasan kaleng dari kepala korban.


“Anak dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka serius. Evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan trauma pada korban,” tambahnya.


Adapun personel yang terlibat dalam operasi penyelamatan ini adalah Dedi Chandra, Nurhendrat Setyawan, Prayoga Gala Dinda Putra, Sandi Naiyoan, dan Alzi Bimantara. Sementara dari unsur Srikandi Damkarmat turut hadir Rismala Dewi dan Mala Puspita Kaizer.


Regu A menyampaikan bahwa keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja sama tim yang solid dan respons cepat terhadap laporan masyarakat.


“Ini bagian dari komitmen kami untuk hadir dalam setiap situasi darurat, baik kebakaran maupun non-kebakaran,” tutup Dedi Chandra. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)