Kota Metro, A1BOS.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro menggelar penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dan pembukaan pelatihan kemandirian las listrik dan Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Metro di aula Lapas setempat, Selasa (06/02/2024).
Hal tersebut bertujuan untuk memberikan keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar dapat menjadi lebih baik lagi setelah selesai menjalani masa pidana di Lapas.

Dikatakan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro, Muchamad Mulyana, M.M., giat tersebut merupakan pelatihan kemandirian bagi warga binaan Lapas Metro.
"Dengan pihak SMK Negeri 2 Kota Metro sekaligus juga kita akan mengawali untuk pembukaan kegiatan latihan," ujarnya.
"Untuk pelatihannya sendiri yaitu berupa badan keterampilan kemandirian dan agribisnis pengolahan hasil pertanian," tutur Kalapas.

Menurutnya pelatihan tersebut akan menambah keterampilan serta kompetensi bagi warga binaan.
"Sehingga bermanfaat selama menjalani pidana dan juga bermanfaat ketika selesai menjalani pidananya di Lapas dan kembali lagi ke keluarga dan masyarakatnya sehingga dapat menjadi bekal hidupnya," kata Mulyana.
Kalapas menyampaikan, jumlah narapidana yang mengikuti kegiatan serupa sebanyak 40 orang.
"Kita tularkan ilmunya kepada narapidana agar ketika selesai menjalani pelatihan ini, ia dapat menularkan untuk narapidana yang lainnya sehingga semakin banyak narapidana yang mempunyai keterampilan," jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala sekolah SMKN 2 Metro, Dr. Armina, M.Pd., ia merasa senang dan bangga telah dipercayai oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Metro untuk menjalin kerjasama dalam pembinaan program kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah agar setelah narapidana ini keluar dari sini mereka telah memiliki skill sehingga bisa berwirausaha secara mandiri," paparnya.
Pihaknya menambahkan jumlah guru SMKN 2 yang diterjunkan pada giat tersebut berjumlah 4 orang.
"Kalau ini kan baru 2 teknik kelistrikan dengan agribisnis pengolahan hasil pertanian, yang ikut jadi baru 4 guru yang akan mendampingi pelatihan ini," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar