08117992581

Majukan Pargoy, Sowiyah Akan Tampilkan Inovasi dan Keunikannya

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Pemerintah Kota Metro meninjau pasar murah dan baju layak pakai di Pasar Ganjar Agung Joyodihardjo (Pargoy), Minggu (24/03/2024).

Dikatakan Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, keuntungan pada giat tersebut akan diberikan kepada warga yang membutuhkan.

"Tadi juga ada keterlibatan anak kita, anak-anak autis, anak-anak disabilitas, dan Pramuka jadi semua elemen harus ada," ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.


"Saya berpesan Pargoy harus bisa memberikan inovasi yang lebih agar pengunjung yang datang ke sini tidak hanya ini-ini aja, jadi yang membeli itu harus orang luar," tutur Walikota Metro Wahdi Siradjuddin.

Walikota Metro menyampaikan, jika masyarakat luar Kota Metro berdatangan ke Pasar Ganjar Agung Joyodihardjo maka akan terlihat seni dan budayanya.

"Apa literasi yang menyebabkan orang-orang dari sekitar kita mau melihat, jadi kita tidak bisa melakukan hal-hal seperti ini hanya sekedarnya saja dan inilah yang saya tekankan," jelasnya.

Pihaknya menjelaskan, guna lebih memajukan Pasar Ganjar Agung Joyodihardjo (Pargoy) kedepan harus ada penggeraknya.

"Salah satu penggerak Pargoy adalah Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd. Jadi kalau ada penggerak ada yang digerakkan maka dia bergerak. Ada orang-orang yang akan digerakkan tapi enggak ada penggerak, enggak akan jadi, terjadinya proses pergerakan itu seperti dinamika satu atom harus ada positif dan negatifnya," sambungnya.

Wahdi melarang kegiatan seremonial yang ingin memunculkan keberdayaan akan tetapi tidak ada.

"Penggeraknya yang harus kuat. Pemerintah itu adalah penggerak, motornya, memberikan sarana dan prasarana sekali lagi syarat prasarana. Kalau semua digerakkan dalam beberapa waktu kita bisa lihat, contohnya seperti selokan ini enggak akan selesai kalau enggak ada Geliat (Gerakan Lingkungan Hidup Sehat) enggak mungkin kita menciptakan anak-anak kita yang berakhlakul karim yang memahami ketuhanan kalau enggak ada yang mengajarinya, jadi butuh guru dan guru juga penggerak," imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan penggerak Pasar Ganjar Agung Joyodihardjo (Pargoy) Kota Metro, Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd., setelah mendapatkan beberapa masukan dari Walikota Metro, Pargoy kedepan akan terus bergerak dengan tidak hanya menghadirkan warga yang berjualan saja.

"Tapi bagaimana memberdayakan masyarakat, jadi masyarakat itu bisa mandiri berdaya. Walikota Metro memberikan apresiasi yang luar biasa kepada kami penggerak Pargoy," katanya. 

Selain itu Sowiyah menambahkan, bersama penggerak Pargoy ia akan menampilkan keunikan-keunikan yang dimiliki oleh Pasar Ganjar Agung Joyodihardjo (Pargoy).

"Yang sudah dibentuk adalah KWT yang tadi pak Walikota sudah meninjau dan sudah ada bentuk nyata yang sudah kita bentuk, berikutnya yang akan kita lakukan adalah dengan menggerakkan kepedulian warga untuk memajukan Pargoy ini," paparnya.


Tampak hadir ketua Tim Penggerak PKK Kota Metro, Silfia Naharani Wahdi dalam giat tersebut menuturkan, alokasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Metro bertempat di pasar Pargoy yang merupakan binaan dari Prof. Dr. Sowiyah, M.Pd.

"Jadi ini dalam rangka Amaliah bulan Ramadhan yang diinisiasi oleh majelis taklim, GOW, PKK, dharma wanita, dan Pemerintah tentunya yang memberikan bantuan besar," bebernya.

Silfi menjelaskan, tujuan giat tersebut guna mendekatkan Pemerintah Kota Metro kepada masyarakat.

"Karena ini puasa Ramadhan kemudian nanti juga mendekati lebaran pasar murah kita agendakan keliling ke kelurahan-kelurahan, kecamatan-kecamatan," tukasnya.

"Agar semuanya bisa merasakan jangan hanya di Pemerintah Kota saja yang merasakan tapi masyarakat juga ikut merasakan kebahagiaan," lanjutnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Metro memberikan dispensasi, sehingga harga dalam pasar tersebut berbeda.

"Termasuk juga baju layak pakai ya bukan baju bekas tapi baju yang masih layak dipakai oleh kita seneng itu kita ambil dan sebagian kita gratiskan juga, supaya masyarakat yang masih mau bisa dia pakai," kata dia.

"Karena Pargoykan merupakan salah satu inovasi ya mendukung program Pemerintah yang memang masyarakat bergeliat MB2 (Metro Bangga Beli), di sini apa sih spesifikasinya, Pargoy ini punya spesifikasinya sendiri, di sini ada KWT, disabilitas bagaimana disabilitas juga berdaya literasi kalau kata pak Walikota Metro no one life behind, tidak ada satupun yang tertinggal dalam pembangunan," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)