Canberra, A1BOS.COM - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Canberra dengan bangga menyelenggarakan Pasar Senggol ke-8 edisi Pemilu. Acara yang diadakan di KBRI Canberra ini merupakan ajang yang menarik, dipenuhi dengan kelezatan kuliner Indonesia dan semangat demokrasi yang berkobar, Sabtu (10/02/2024).
Dengan dukungan penuh dari Atase Perdagangan Canberra dan KBRI Canberra, serta didukung oleh berbagai pihak, acara ini sukses menghadirkan atmosfer yang meriah dan penuh semangat.
Acara Pasar Senggol ke 8 Election Editon kali ini diketuai Bapak Wien Hendriyanto, dengan Bapak Riko Abrar, Ibu Iin Indriani dan Ibu Iti Hady.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Siswo Pramono, Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dan Vanuatu. Pembukaan ini disaksikan oleh Bapak Haris Setiawan, Atase Perdagangan Canberra, Bapak Wien Hendriyanto, Bapak David Silalahi selaku Ketua PPLN Canberra, para stall holder, serta beberapa pejabat koordinasi fungsional lainnya. Momen yang berkesan tercipta saat Gong dibunyikan oleh Duta Besar RI untuk Canberra dan angklung berkumandang dari setiap stall, menandai dimulainya acara dengan semangat yang tinggi.
7 stall makanan turut meramaikan acara ini, antara lain Warung Sofya, Dapur Kecil Bunda Iti, Dapur Bu Iis, Java Street Food, Menuku, Warung Cilik, dan Bali Belly. Keberagaman kuliner Indonesia terpampang jelas melalui berbagai hidangan yang ditawarkan serta produk makanan jadi, memanjakan lidah para pengunjung.

Kegiatan ini menjadi sorotan dengan kehadiran ribuan pengunjung yang memadati lokasi. Minat yang tinggi terhadap kuliner Indonesia terlihat dari habisnya stok makanan di sebagian besar stall bahkan sebelum acara berakhir, beberapa bahkan sudah kehabisan stok sejak pukul 13.00. Fenomena ini menjadi bukti akan antusiasme dan kesuksesan acara.

Pasar Senggol bukanlah acara yang baru bagi TDA Canberra, sebelumnya telah diselenggarakan pada tahun 2014 dan 2019. Namun, edisi kali ini memberikan nuansa yang berbeda dengan diselenggarakannya bersamaan dengan Pemilu. Hal ini menarik minat para pengunjung, karena acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati kuliner, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Setelah memberikan suara, para pengunjung dapat langsung menikmati suasana Pasar Senggol, menjadikannya sebagai ajang silaturahmi yang berkesan.
Pasar Senggol ke-8 Election Edition tidak hanya berhasil menjadi acara kuliner yang meriah, tetapi juga menjadi perayaan demokrasi yang berarti bagi komunitas Indonesia di Canberra. Dengan semangat yang menggelora, acara ini membuktikan bahwa kuliner dapat menjadi jembatan yang kuat untuk mempererat hubungan antarbangsa, sambil tetap menjaga nilai-nilai demokrasi yang kita junjung tinggi. (Tim TDA)
Tulis Komentar