08117992581

Polda Lampung Sebut Penurunan Kejahatan Pada Operasi Sikat Hingga 130 Kasus

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengatakan, penurunan angka kejahatan selama Operasi Sikat Krakatau 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari sejak 4 hingga 16 Agustus mencapai 130 kasus.

“Selama operasi berlangsung, ada tren penurunan tindak kejahatan sebanyak 130 kasus dibandingkan dua minggu sebelumnya dari 202 menjadi 72 kasus,” kata Kapolda Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, di Mapolda Lampung, Senin.


Dia mengatakan hal ini menjadi salah satu indikator positif bahwa upaya yang dilakukan Polda Lampung dan jajaran Polres/Polresta pada Operasi Sikat Krakatau 2025 memberikan dampak nyata bagi keamanan dan kenyamanan di provinsi ini.


“Operasi ini fokus untuk memberantas kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) demi menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Lampung,” katanya.


Ia menyebutkan, pada kegiatan ini sebanyak 395 target operasi (TO) berhasil diungkap mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Selain itu, terdapat pula penyebaran non-TO sebanyak 1.471 kasus, yang mencakup penangkapan 238 pelaku.


“Total tersangka yang berhasil diamankan selama operasi ini berjumlah 319 orang, terdiri dari 81 pelaku target operasi dan 238 pelaku non-TO,” kata dia.


Sedangkan, lanjut dia, barang bukti, yang disita Polda Lampung dalam operasi ini meliputi sembilan unit kendaraan roda empat, 101 unit sepeda motor, 50 pucuk senjata api rakitan (senpira) berikut 58 butir amunisi.


“Ada juga 15 buah pisau tajam, uang tunai Rp16 juta serta 72 unit telepon genggam dan 64 buah barang bukti lainnya,” kata dia.


Ia menegaskan Polda Lampung berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) melalui peningkatan patroli, intelijen, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)