08117992581

Sebelum KBM Tatap Muka Dilaksanakan, Kota Metro Ajukan Vaksinasi 2.500 Guru

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro mengajukan 2.500 guru untuk mengikuti vaksinasi guna menghadapi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Plt. Kepala Disdikbud Kota Metro, Puspita Dewi mengatakan, vaksinasi menjadi prasyarat penting sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri) tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi covid-19.

"Ketika seluruh pendidik sudah divaksin kami pasti siap. Karena dari kementerian seluruh pendidik dan tenaga pendidikan ditargetkan selesai pada Juni," kata Puspita saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (05/04/2021).

Dia menambahkan, setelah vaksinasi pun proses pembelajaran tatap muka harus sudah mendapatkan persetujuan dari orang tua atau wali murid.

"Jika ada yang tidak setuju, kami juga tidak bisa memaksa. Dan siswa pun akan tetap melakukan pembelajaran melalui daring," tambahnya.  

Puspita menjelaskan, KBM tatap muka tidak akan dilakukan setiap hari. Sekolah harus menerapkan sistem ganjil-genap. Kapasitas ruangan atau kelas hanya boleh diisi 50% dari jumlah siswa dan setiap pertemuan paling lama hanya dua jam.

"Sebanyak 2.500 guru itu merupakan pengajar di SD dan SMP. Kalau TK dan Paud belum bisa tatap muka," ujarnya. 

Menurutnya, jika nanti pada masa KBM tatap muka terdapat murid atau guru yang terpapar covid-19, maka sekolah akan ditutup kembali dan proses KBM tatap muka akan distop.

"Yang berhak menyelenggarakan KBM tatap muka adalah sekolah yang berada di zona kuning dan zona hijau covid-19. Sementara saat ini Kota Metro masih zona orange," ujarnya.


Sumber : https://m.lampost.co/berita-metro-ajukan-vaksinasi-2-500-guru-sebelum-kbm-tatap-muka.html

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)