Kota Metro, A1BOS.COM - Menggandeng Ruang Bakat, UPTD SD Negeri 4 Metro Timur menggelar kegiatan parenting yang diselenggarakan pada tanggal 17, 18 dan 20 Juni 2022, bertempat di ruang aula SD setempat.
Kegiatan parenting ini dilaksanakan dengan membagi jadwal masing-masing jenjang kelas, karena sekolah tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah kerumunan.
Pada tanggal 17 Juni kegiatan parenting dihadiri oleh wali murid kelas 1 dan 2. Kemudian tanggal 18 Juni dihadiri wali murid kelas 3 dan 4. Dan tanggal 20 Juni dihadiri wali murid kelas 5 dan sekaligus pelepasan siswa/siswi kelas 6. Acara parenting tersebut juga dihadiri oleh Lurah Yosodadi, Ketua dan Sekretaris Komite Sekolah.
Mengawali kegiatan parenting, Yasirrudin, S.Pd.I selaku Kepala Sekolah SD Negeri 4 Metro Timur menyampaikan visi dan misi serta program-program sekolah kepada para peserta.
"Pembentukan karakter siswa dari mulai dengan memberi salam, kegiatan literasi budaya dengan cara menggunakan identitas atau pakaian adat setiap hari Senin diawal bulan, serta membangun kelas berbasis karakter dimana siswa akan dikelompokkan berdasarkan model belajar mereka. Maka dari itulah UPTD SD Negeri 4 Metro Timur menggandeng pihak ketiga, yaitu Ruang Bakat untuk membantu mewujudkan beberapa program kerja terkait visi dan misi tersebut," papar Yasir.

Disampaikan Irsyad selaku Founder sekaligus Trainer dari Ruang Bakat usai mengisi parenting, Ruang Bakat adalah platform pengembangan diri melalui analisa sidik jari sebagai metode identifikasi untuk mengetahui bakat, potensi serta kepribadian yang didasarkan pada aspek genetik (alami/bawaan). Metode ini bertujuan untuk mengungkap kecerdasan dan kecenderungan karakter/kepribadian hingga gaya belajar dan komunikasi.
"Hal ini dilakukan sebagai langkah mewujudkan visi dan misi SD Negeri 4 Metro Timur, untuk tidak hanya cerdas secara akademik, melainkan cerdas secara sikap dan sepiritual melalui Edukasi, Sinergi dan Kolaborasi antara siswa, guru dan orang tua. Program ini akan menjadi program yang berkelanjutan dimana tugas belajar tidak hanya menjadi kewajiban para siswa, namun juga untuk guru dan orangtua," pungkasnya. (Red)
Tulis Komentar