Lampung Barat, A1BOS.COM - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) keluar dari Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) menuju permukiman warga di sekitar KPH di Lampung Barat. Dalam dua minggu terakhir, jejak beruang terpantau masuk ke Desa Mekar Sari, Kecamatan Sumber Jaya, dan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Surian.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Lampung BKSDA Bengkulu, Hifzon Zawhiri, mengatakan, informasi yang didapat dari warga sekitar, setidaknya ada 11 ekor hewan ternak jenis kambing dan sapi diduga dimangsa beruang.
"Benar setelah kami cek ada 11 hewan ternak dimangsa. Dari informasi yang didapat tim di lapangan, di Desa Mekarsari ada sepasang jantan betina dan satu anak (3 ekor beruang) dan di desa Mekarjaya terpantau satu ekor beruang," ujarnya melalui telepon, Minggu (11/04/2021).
Pihaknya menerjunkan tim Wildlife Rescue Unit (RWU) dan tim gabungan lainnya, termasuk TNI dan Polri, untuk mengatasi hal tersebut. Tim melakukan penyisiran dan pendataaan. Tim gabungan juga menyosialisasikan status konservasi dari beruang madu itu yang dilindungi berdasarkan Permen LHK nomor P.106 Tahun 2018 agar tidak ada perburuan.
"Kami juga melakukan sosialisasi agar tidak ada perburuan atau melukai satwa ke warga sekitar KPH Liwa melakukan penyisiran dan pendataan kerugian lainnya yang dialami warga,” kata Hifzon.
Ia juga menerangkan untuk penanganan selanjutnya dipaparkan ke warga teknik penghalauan dan penanggulangan. Misalnya, membuat penerangan di sekitar kandang ternak atau permukiman warga, diadakan pengasapan/perapian di sekitar, dan juga dibuat adanya bunyi-bunyi seperti kentongan atau seng.
"Disarankan, ada aktivitas ronda, dan perapian agar aman disarankan juga dibuatkan kandang anti serangan. Misalnya, dikawat keliling dan sudah berjalan," paparnya.
Selain itu, tim gabungan juga memasang perangkap jebakan untuk mamalia besar, termasuk beruang madu atau harimau.
"Satwanya masuk, nanti pintu tertutup sendiri. Nah, jebakannya ini sama sekali tidak menyakiti satwa," katanya.
Sumber : https://m.lampost.co/berita-beruang-madu-masuk-permukiman-warga-sekitar-kph.html
Tulis Komentar