08117992581

Cari Penyebab Kematian, Polda Lampung Bongkar Makam Mahasiswa FEB unila

$rows[judul]

Bandar Lampung, A1BOS.COM - Di tengah guyuran hujan deras, tim DVI Polda Lampung melakukan pembongkaran pada kuburan Pratama Wijaya Kusuma (PWK) di pemakaman Beringin Raya Kemiling, Bandar Lampung Senin (30/06/2025).


Kasubbid Dokpol Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya, menjelaskan bahwa proses ekshumasi dilakukan oleh Tim DVI Polda Lampung bersama Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara.


Pratama Wijaya Kusuma adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) yang tewas usai mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa Ekonomi Pecinta Lingkungan (Mahepel). Ekshumasi bertujuan untuk mengungkap penyebab kematian Pratama.


“Ekshumasi bongkar kubur sekaligus otopsi dimulai pukul  09.00-14.00 WIB melibatkan 20 personel Dokes dan RS Bhayangkara, 3 dokter forensik, team Krimum Polda Lampung unit Inafis," ungkap dr Legowo.


"Tadi pengambilan potongan jaringan akan dikirim untuk diteliti lebih lanjut ke Patologi Anatomi. saat ini belum bisa ditentukan menunggu hasil Patologi anatomi," lanjut dr Legowo


Pelaksanaan ekshumasi disaksikan oleh pihak kampus, mahasiswa, Subdit Jatanras Polda Lampung hingga pihak keluarga Pratama di TPU Beringin Raya, Kemiling, Bandar Lampung.


Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, Kompol Zaldi Kurniawan menerangkan tim dokter yang melakukan ekshumasi berasal dari RS Bhayangkara Polda Lampung.


"Hari ini dilakukan ekshumasi bersama dokter forensik RS Bhayangkara,  agar diketahui penyebab kematian dari korban," ungkap Zaldi.


Sebelumnya, Pratama diduga tewas setelah dianiaya oleh sejumlah seniornya saat Diksar Mahepel di wilayah Gunung Betung Pesawaran.


Pratama sempat menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Senin (28/05/2025) lalu. Atas meninggalnya Pratama, pihak keluarga membuat laporan ke Polda Lampung.


Pelatihan ini dilaksanakan pada bulan November 2024 mulai dari tanggal 11 hingga 14. (JJ)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)