Pesisir Barat, A1BOS.COM - DPD KNPI Pesisir Barat gelar Acara Promosi Budaya Lisan Butetah di Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (10/11/2021).
Kegiatan Promosi Budaya Lisan Butetah, Adidang dan Nyambai oleh DPD KNPI Pesisir Barat bersama Pemuda dan Adat Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Lemong dihadiri Raditya Gurit dan Nurjaman selaku Badan Bahasa Kementerian Ristek Dikti, Novri Rahman selaku Wakil Ketua DPD KNPI Pesisir Barat bidang Pendidikan Dan Kebudayaan, Arman AZ selaku Pegiat Budaya Provinsi Lampung, Elly Indarwati selaku Dewan Kesenian Kabupaten Pesisir Barat serta rombongan, Hartoni selaku Pemuda Pesisir Barat, Ahmad Darsan selaku (Raja Simbangan Sakti) dan M. Rajamin (Raja Simbangan Dalom) selaku Tokoh Adat Pekon Tanjung Jati dan Pegiat Budaya serta masyarakat sekitar yang ikut hadir menyaksikan acara tersebut.
Raja Adat Pekon Tanjung Jati mengatakan, "Momen langka seperti ini harapannya bisa ditindaklanjuti bukan hanya karena ada dorongan dari pihak luar, akan tetapi kesadaran dari kita sebagai masyarakat yang punya adat dan budaya seperti di Pekon Tanjung Jati, Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir ini."
Hartoni mengatakan bahwa Acara Budaya Lisan Butetah, Adidang serta Tarian Nyambai disampaikan oleh Pegiat Budaya Pekon Tanjung Jati.
"Salah satu Budaya Lisan Butetah ini disampaikan oleh Pak Moefid Dalena yang sengaja kami promosikan, mungkin budaya kemarin yang banyak tergerus sehingga tidak kita lestarikan. Hari ini kami kedatangan tamu untuk meneliti Budaya Lisan Butetah di Kabupaten Pesisir Barat khususnya Pekon Tanjung Jati," jelas Hartoni.
Hartoni berharap, agar warisan budaya ini mulai diangkat agar supaya tidak hangus dan digerus zaman.
"Dengan adanya peneliti hari ini oleh Badan Bahasa Kementerian Ristek Dikti, Pegiat Budaya dan Dewan Kesenian semoga ada tindak lanjutnya, khususnya keterwakilan Pugung ini yaitu dari Pekon Tanjung Jati. Di Pekon lain mungkin sama, maka kami mengambil sampel dari Pekon Tanjung Jati ini," lanjutnya.
Masih kata Hartoni, "Disini kami tidak melibatkan pihak Pemerintah Kecamatan dan Pekon, karena momentum Promosi Budaya ini Badan Bahasa mengambil sampel yang akan ditindaklanjuti untuk revitalisasi. Ketika revitalisasi, maka akan melibatkan semua unsur Pemerintah baik Provinsi, Kabupaten, Kecamatan hingga Pekon," pungkasnya. (Fery/Rifki)
Tulis Komentar