Bandar Lampung, A1BOS.COM - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi siswa SD asal Lampung Selatan, Raihan Diaz Rinawi, atas keberaniannya memanjat tiang bendera karena tali pengait bendera tersangkut di pucuk tiang saat upacara bendera HUT ke-80 RI, Minggu (17/08/2025).
"Aksi Raihan menjadi teladan bagi anak-anak lain bahwa keberanian, kepedulian, dan cinta tanah air bisa ditunjukkan dengan cara sederhana namun berarti," ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Senin.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian Raihan, Gubernur Lampung mengundangnya bersama kedua orang tua dan adiknya ke Rumah Dinas Gubernur Lampung Mahan Agung hari ini.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan itu, Raihan menerima sejumlah bantuan di antaranya uang tunai, tabungan Bank Lampung senilai Rp2,5 juta, pakaian, makanan ringan, serta satu unit sepeda.
"Atas keberanian Raihan ini dapat menjadi teladan bagi anak-anak, dan ini sangatlah membanggakan," katanya.
Dia pun menanyakan cita-cita Raihan sembari memberikan satu unit sepeda.
Sementara itu, ungkapan kebahagiaan pun dikatakan oleh Raihan Diaz Rinawi, yang memanjat tiang bendera atas inisiatifnya sendiri.
"Cita-cita saya ingin menjadi polisi. Dan saat memanjat tiang bendera tidak ada yang menyuruh. Saya sendiri saja ingin memanjat membantu," ujar Raihan.
Sebelumnya, diketahui Raihan Diaz Rinawi siswa SD asal Kabupaten Lampung Selatan menjadi perhatian publik setelah secara spontan memanjat tiang bendera setinggi hampir delapan meter di Lapangan Merpati.
Aksinya memanjat tiang bendera pada upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan itu dilakukan karena jalannya upacara sempat terhenti akibat tali pengait bendera tersangkut di pucuk tiang.
Tanpa ragu, Raihan maju ke depan dan memanjat tiang hingga berhasil memperbaiki tali tersebut. Aksi heroik ini disaksikan aparat TNI, petugas upacara, hingga masyarakat yang hadir. Usai turun, tubuhnya langsung dipapah dan diberi minum serta makanan ringan karena nafasnya terengah-engah. (JJ)
Tulis Komentar