08117992581

Guna Tingkatkan Kompetensi Guru, SD Negeri 4 Metro Utara Gelar In House Training

$rows[judul]

Kota Metro, A1BOS.COM - Dukung kompetensi guru, SD Negeri 4 Metro Utara menggelar In House Training (IHT) di aula sekolah setempat, Selasa (17/12/2024).

Dikatakan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Metro Utara, Linda Wati, S.Pd., bahwa kegiatan tersebut guna mendukung keprofesionalan guru dalam mengemban tugas. 

"Tentunya kegiatan ini akan dilaksanakan setahun dua kali dan saya berharap kegiatan ini benar-benar bermanfaat sehingga guru dalam melaksanakan tugasnya lebih mapan dan lebih mumpuni," ujarnya. 

Hal senada juga disampaikan guru SD Negeri 4 Metro Utara, Wahyu Titi Pratitis salah satu peserta IHT, bahwa kegiatan serupa dapat menambah wawasan guru-guru dalam menerapkan metode pembelajaran. 


"Pembelajaran yang dapat kita terapkan sehari-hari di kelas, harapannya ilmu yang kita terima ini dapat kita kembangkan di kelas, semoga para guru lebih bersemangat lagi dalam melakukan pembelajarannya," tuturnya. 

Menurutnya dengan menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh pada IHT tersebut para guru dapat membangun karakter siswa-siswi SD Negeri 4 Metro Utara lebih maju. 

"Kegiatan ini diikuti 30 guru yang ada di SDN 4 Metro Utara yang terdiri dari guru dan staf," ucapnya. 

Sementara itu narasumber kegiatan IHT SD Negeri 4 Metro Utara, Gatot Subroto, S.H. menyampaikan, bahwa dengan memberikan metode pembelajaran hypno teaching dapat menjadikan peserta didik menjadi senang dalam mengikuti proses pembelajaran. 


"Agar anak-anak juga tidak jenuh dengan metode pembelajaran yang monoton, tapi kalau ada beberapa modifikasi dari metode pembelajarannya dapat menjadikan siswa lebih semangat lagi belajar," ungkap Ketua Komisi Kajian Analisis dan Standar Pelayanan Hak Anak, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro, Gatot Subroto. 

Lebih lanjut Gatot mengatakan, dengan menerapkan metode hypnoteaching, harapannya guru bisa memberikan materi pembelajarannya dengan cara mengeksplorasi fikiran bawah sadar siswa agar mereka dapat happy dalam proses pembelajaran, sehingga apa yang disampaikan oleh guru dapat mudah dimengerti dan difahami.

"Saya berharap bapak ibu guru bisa mengaplikasikan juga nanti ke para muridnya ketika muridnya mengalami masalah belajar, kemudian juga bagaimana teknik penyampaian materinya jadi lebih menarik dan pastinya akan menjadi guru yang dicintai dan dirindukan oleh para siswa-siswinya," pungkasnya. (Aliando)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)