Lampung Timur, A1BOS.COM - Laskar Lampung mendesak Kapolda Lampung yang baru, Irjen Pol. Helfi Assegaf, untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Proyek Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur.
Mereka juga meminta agar mantan Kepala Kantor ATR/BPN Lampung Timur, Aan Rosmana, segera ditahan seperti tersangka lainnya.
Sekretaris Jenderal Laskar Lampung, Panji Padang Ratu, mengatakan pihaknya menyambut baik penunjukan Irjen Helfi sebagai Kapolda Lampung, namun berharap ada langkah tegas dan nyata dalam penegakan hukum di bawah kepemimpinannya.
“Kami menaruh harapan besar agar kepemimpinan beliau membawa perubahan nyata. Hukum harus tegak tanpa pandang bulu, khususnya dalam dugaan korupsi Bendungan Margatiga. Eks Kepala BPN Lampung Timur harus ditahan seperti tersangka lainnya,” ujar Panji, Jumat (31/10/2025).
Panji menilai, penyidik Polda Lampung sebelumnya telah berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi proyek Bendungan Margatiga, namun ada kejanggalan dalam proses hukumnya karena salah satu tersangka — yakni mantan Kepala BPN Lampung Timur, Aan Rosmana — belum dilakukan penahanan.
“Sudah ada penetapan tersangka, bahkan ada yang divonis, tapi perkara mantan Kepala BPN Lampung Timur tidak pernah dilimpahkan ke pengadilan. Ini janggal, ada apa? Apakah hukum benar-benar berjalan atau ada kekuatan tertentu yang diduga melindungi oknum tersebut?” tegasnya.
Menurut Panji, ketidakjelasan proses hukum terhadap Aan Rosmana tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Lampung.
“Kalau penegakan hukum seperti ini dibiarkan, publik bisa berpikir ada orang yang kebal hukum. Dalam konstitusi jelas, semua warga negara sama di hadapan hukum,” ujarnya.
Laskar Lampung menilai, penanganan kasus Bendungan Margatiga menjadi ujian awal bagi Irjen Helfi Assegaf dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan di Lampung.
“Kami ingin melihat bukti, bukan janji. Kasus Margatiga harus jadi ujian awal bagi Kapolda baru, apakah hukum di Lampung bisa ditegakkan secara bersih atau tetap tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tutup Panji. (JJ)
Tulis Komentar