Pesawaran, A1BOS.COM - Pembangunan Kampung Nelayan Merah
Putih di Desa Durian, Kabupaten Pesawaran ditargetkan rampung dalam waktu 172
hari. Percepatan pembangunan dilakukan untuk mengejar target nasional
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada program tahap kedua tahun 2025-2026.
Kepala Dinas Perikanan Pesawaran Zainal Arifin mengatakan
percepatan ini merupakan hasil rapat koordinasi dengan tenaga ahli KKP. Pesawaran
bersama tiga kabupaten lain di Lampung diminta segera menunjukkan progres
pembangunan agar target nasional dapat tercapai.
“Dari hasil koordinasi dengan KKP pembangunan ini diminta
dipercepat. Minimal dalam tiga bulan atau sekitar 172 hari sudah harus
selesai,” kata Zainal kepada awak media, Rabu (14/01/2026).
Ia menjelaskan proses pembangunan telah dimulai sejak 13
Januari lalu yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Pembangunan tersebut
dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali sebagai bentuk dukungan
pemerintah daerah terhadap program nasional tersebut.
Menurut Zainal Pesawaran termasuk dalam empat kabupaten di
Lampung yang masuk tahap kedua pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, bersama
Lampung Selatan, Tanggamus, dan Lampung Tengah. Berbeda dengan Lampung Selatan
yang telah masuk tahap pertama Pesawaran baru memulai pembangunan pada tahap
kedua.
“Lampung Selatan lebih dulu karena kesiapan lahan.
Sementara kita di tahap kedua sehingga prosesnya harus dikejar,” ujarnya.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa
Durian mencakup 21 item bangunan yang disesuaikan dengan kondisi lapangan
termasuk permanenisasi tambatan perahu dan fasilitas pendukung aktivitas
nelayan.
Seluruh pembangunan dikerjakan oleh KKP dengan melibatkan
pemerintah daerah dalam proses koordinasi. Zainal menambahkan setelah
pembangunan selesai, pengelolaan kawasan akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah
Putih (KDMP) Desa Durian. Sebelum pengelolaan dilakukan koperasi akan
mendapatkan pendampingan dan pelatihan teknis dari KKP.
“Targetnya bukan hanya selesai bangunannya, tapi juga siap
dikelola. Karena itu sosialisasi dan pelatihan menjadi bagian dari tahapan
program ini,” jelasnya.
Ia berharap percepatan pembangunan ini dapat segera
memberikan dampak ekonomi bagi nelayan. Dengan tersedianya tambatan perahu dan
fasilitas penunjang lainnya aktivitas nelayan diharapkan lebih terpusat dan
efisien.
“Kalau target ini tercapai manfaatnya besar bagi nelayan
dan perekonomian desa,” pungkas Zainal.
Sementara itu Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menambahkan pembangunan KNMP diharapkan mampu mendorong pengembangan usaha perikanan tangkap secara berkelanjutan serta memperkuat perekonomian masyarakat pesisir di Bumi Andan Jejama.
(Taklika)
Tulis Komentar