Kota Metro, A1BOS.COM - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung menggelar Halaqoh Tarjih II di Aula SMK Muhammadiyah 1 Metro dengan tema menguatkan Manhaj Tarjih dalam fiqih memilih pemimpin, Sabtu (20/01/2024).
Giat tersebut bertujuan guna menguatkan landasan primer pengurus Muhammadiyah dalam memilih pemimpin sesuai dengan Manhaj Tarjih di Daerah, Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Provinsi Lampung serta menguatkan Manhaj Tarjih para Da’i, Kiyai atau Muballigh Muhammadiyah.
Adapun narasumber dalam kegiatan tersebut terdiri dari 4 orang Ustadz, Dr. Sujino, M.Pd.I., Dr. Bowo, MA, Syahid Abdullah, Lc. ME, dan Ketua Majelis Tarjih, Dr. Bairus Salim, M.Pd.I.
Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung, Dr. Sujino, M.Pd.I. mengatakan, hasil kegiatan Halaqoh Tarjih II adalah untuk menguatkan Manhaj Tarjih dalam memilih pemimpin pada SMK Muhammadiyah 1 Metro.

"Wajib hukumnya bagi warga Muhammadiyah untuk memilih pemimpin melalui mekanisme pemilihan umum yang diselenggarakan oleh negara," ujarnya.
Menurut Sujino, Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 merupakan momentum memperbaiki kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara sekaligus penentu arah perjalanan selanjutnya bangsa Indonesia.
"Untuk kriteria Pemimpin Nasional berdasarkan kesepakatan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, berjiwa religius, taat beribadah dan berintegritas tinggi serta sejalan antara kata dan perilaku, memiliki visi dan karakter kuat sebagai negarawan, yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara ketimbang diri sendiri, partai politik dan kroni serta berani mengambil keputusan strategis dalam memecahkan masalah krusial bangsa, dengan tetap menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab," jelas Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung.
Ia menuturkan, pemimpin Bangsa Indonesia harus mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, tegas dalam melakukan pemberantasan korupsi, penegakkan hukum serta penyelamatan aset dan kekayaan negara.
"Menjaga kewibawaan dan kedaulatan nasional dari berbagai ancaman di dalam dan di luar negeri, memiliki strategi perubahan yang membawa pada kemajuan bangsa serta berkomitmen terhadap aspirasi politik umat Islam dan mewujudkan Indonesia yang berkemajuan," terang Sujino.
"Sekalipun pilihan berbeda mari tetap jaga ukhwah sesama anak bangsa dan keluarga Persyarikatan Muhammadiyah, mari kita gaungkan pemilu damai, jurdil, anti politik uang dan anti kecurangan. Saya berharap kepada penyelenggara pemilu untuk bersikap profesional, dan kepada penegak hukum untuk bersikap netral," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar