Kota Metro, A1BOS.COM - Kelurahan Karang Rejo akan melakukan verifikasi ulang terkait data yang diberikan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada pendistribusian bantuan beras, Rabu (31/01/2024).
Dikatakan Lurah Karang Rejo, Erwin Syarief, S.E., pihaknya melakukan verifikasi ulang karena terdapat data warga yang sudah meninggal dan pensiunan TNI, Polri.
"Dari hari Selasa kemarin kita sudah mulai verifikasi ke-12 RW dan tinggal 4 RW lagi yang belum memberikan verifikasinya," ujarnya.
Ia menuturkan, dari 8 RW yang sudah melakukan verifikasi terdapat pergeseran terhadap 58 pengganti.
"Ada yang meninggal, ada yang pindah domisili, dan ada juga yang menolak dan itu yang bisa menjadi dasar pengalihan penerima manfaat," terangnya.
Pihaknya juga menjelaskan, untuk berita acara pengalihan tersebut telah disiapkan selaku tranporter beras terhadap penerima manfaat.
"Kurang tau kalau yang diambil ini data lama atau baru, karena berkali-kali kita dapet datanya itu informasinya dari pusat entah itu dari Bapanas atau dari Kementerian bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemen PMK)," papar Lurah Karang Rejo.
Erwin memaparkan, data yang dikirim hari ini juga berbeda dengan data yang dikirim sebelumnya.
"Sebenernya sudah di graduasi ya kalau istilah dipenerima PKH itu artinya dianggap sudah lulus dan sudah tidak menerima PKH lagi tapi masih muncul dan sampai hari ini masih updating data terus supaya penerima manfaatnya betul-betul sesuai sasaran," jelasnya.
Lurah Karang Rejo juga menambahkan, bantuan tersebut akan langsung disalurkan bagi data yang layak dan pasti.
"Dari 12 RW ada 8 RW yang sudah kita verifikasi ada 58 yang disiapkan pengganti, dan data sumber penggantinya juga telah dipersiapkan dari Pemerintah, acuannya harus dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)," katanya.
"Saya berharap kebijakan satu data Indonesia itu betul-betul bisa diterapkan dan data yang bisa diakses itu memang sama bahwa itu memang data yang saling terkait tidak beda-beda antara data yang disampaikan Kementerian Sosial, data yang disampaikan Kementerian Perekonomian juga Kementerian teknis lainnya, sasaran programnya juga untuk pementasan kemiskinan kalau itu satu data maka akan memudahkan kami juga sebagai pelaksana dibawah," pungkasnya. (Aliando)
Tulis Komentar