Lampung
Timur, A1BOS.COM - Polres Lampung Timur melakukan respon cepat atas laporan
masyarakat melalui call center 110, pada Selasa (20/02/2025) sekira pukul 22.40
WIB, adanya keributan di Way Bungur, Lampung Timur.
Pelapor menerangkan bahwa temannya AA (16) didatangi dan dibawa oleh perguruan
silat dari Purbolinggo menuju ke Lapangan Desa Toto Harjo Purbolinggo.
Merespon laporan tersebut, Kapolres Lampung Timur AKBP Heti
Patmawati memerintahkan Kapolsek Purbolinggo Iptu Irwan bersama dengan personel
Polsek segera mendatangi tempat tersebut, dan didapati adanya kerumunan
anak-anak remaja, namun sebagian besar dari beberapa anak melarikan diri
melihat polisi datang. Dari tempat tersebut tidak ditemukan AA, hanya didapati
7 orang anak laki-laki.
Dari pendalaman oleh polisi terhadap 7 anak tersebut, didapati
informasi bahwa sebab terjadinya peristiwa tersebut dikarenakan AA telah
membuat video dan voice note yang berisikan merendahkan serta menentang perguruan
silat PSHT.
Lalu polisi segera melakukan pencarian kepada AA, dan berhasil ditemukan sedang
diamankan di dalam rumah seorang warga yang juga pengurus ranting perguruan
PSHT Purbolinggo. Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,
yang beralamat di desa Toto Harjo Kecamatan Purbolinggo.
Menindaklanjuti permasalahan tersebut Kapolsek Purbolinggo
melakukan mediasi terhadap AA dan perguruan silat PSHT, dan dari mediasi
tersebut didapati kesepakatan yaitu AA meminta maaf kepada keluarga besar
perguruan silat PSHT terkait perbuatannya secara lisan maupun tulisan dan tidak
mengulangi lagi, Pengurus ranting PSHT Purbolinggo mewakili keluarga besar PSHT
menerima permintaan maaf tersebut dan kedua belah pihak sepakat tidak ada
dendam dan akan menjalin silaturahmi yang lebih baik di kemudian hari.
Dari kejadian tersebut Kapolres Lampung Timur menghimbau, kepada masyarakat
agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan lebih baik dalam berkomunikasi, agar
kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. (JJ)
Tulis Komentar