Tanggamus, A1BOS.COM - Seorang bocah berusia dua tahun
inisial MH yang sempat dilaporkan hilang saat pergi ke sawah bersama kakak dan
teman-temannya di Pekon Sukamaju, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Peristiwa hilangnya anak tersebut terjadi pada Rabu (07/01/2026) sore saat korban ikut ke sawah bersama tiga kakak kandung dan dua orang teman kakaknya. Namun hingga sore hari korban tidak kembali ke rumah.
Kapolsek Pugung Ipda Agus Tri Kurniawan mengatakan mendapat
laporan tersebut Polsek Pugung bersama aparat pekon dan warga langsung
melakukan pencarian di sekitar area persawahan dan lingkungan sekitar hingga
malam hari, namun tidak ada tanda-tanda keberadaan anak tersebut.
Upaya pencarian dilanjutkan pagi hari dan pada hari ini
Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan di bawah pohon
bambu di area persawahan Dusun Sukamaju dalam keadaan selamat.
“Korban ditemukan di bawah pohon bambu dan sudah diserahkan
kepada keluarganya,” kata Ipda Agus, Kamis (08/01/2026).
Kapolsek menjelaska, peristiwa hilangnya MH pada Rabu, 7
Januari 2026 di area persawahan Dusun Sukamaju, Pekon Sukamaju, Pugung bermula
sekitar pukul 15.30 WIB korban yang masih berusia dua tahun ikut pergi ke sawah
milik orang tuanya bersama tiga kakak kandung dan dua orang teman kakaknya.
Setibanya di lokasi anak-anak tersebut melakukan aktivitas masing-masing. Salah satu kakak korban mengusir burung di sawah sementara kakak lainnya bersama dua temannya berada di sekitar tanggul sawah.
Sekitar pukul 16.30 WIB korban terakhir kali terlihat berjalan menjauh dari area sawah ke arah timur. Hingga pukul 17.30 WIB kakak-kakak korban kembali ke rumah namun korban tidak ikut pulang dan tidak ditemukan berada di rumah.
“Menyadari hal tersebut keluarga kemudian melakukan
pencarian dan melaporkan kejadian itu kepada Polsek Pugung untuk dilakukan
upaya pencarian lebih lanjut,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa Agus mengimbau masyarakat
khususnya para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat
beraktivitas di area terbuka seperti persawahan guna mencegah kejadian serupa
terulang kembali.
“Kami berharap para orang tua lebih memperhatikan keberadaan anak-anaknya, terutama saat berada di lingkungan terbuka seperti area persawahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” imbaunya.
(Taklika)
Tulis Komentar